Tim Vulkanologi : Mungkin Sudah Saatnya Gunung Kelud Meletus

Samsul Hadi – DetikSurabaya (Jum’at, 21/09/2007 09:33 WIB)

Kediri – Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengakui ada kemungkinan Gunung Kelud sudah saatnya meletus. Pernyataan ini mengacu pada hasil pemantauan selama 7 hari terakhir, dan sejarah selang waktu letusan Gunung Kelud dari waktu ke waktu.

Hasil pemantauan yang dilakukan Tim PVMBG selama 7 hari terakhir menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada kemungkinan Gunung Kelud siap meletus.,

Selama 7 hari terakhir, warna air di danau kawah menunjukan perubahan sebagai tanda-tanda Gunung Kelud meletus. Selain itu, hasil pengukuran deformasi dengan metode Laveling juga menujukan posisi tanah yang telah mengalami penurunan mencapai 20 centimeeter.

Pemantauan lain yang juga dilakukan Tim PVMBG dengan hasil mencengangkan adalah kandungan CO2 yang hingga hari ini masih di atas normal.

“Jika kondisi normal kandungan CO2 seharusnya berkisar 40 sampai 100 ton per hari. Namun hasil pemetaan terakhir pada tanggal 19 September kemarin, jumlahnya mencapai 344 ton per hari,” kata Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud Umar Rosadi, Jumat (21/09/07)

Selain hasil pemantauan dan pemetaan dengan hasil mencengangkan tadi, Tim PVMBG menyebut sudah saatnya Gunung Kelud meletus juga berdasarkan selang waktu letusan dari waktu ke waktu.

Gunung Kelud menurut Tim PVMBG adalah tipikal gunung api strato dengan selang waktu letusan yang singkat, yaitu berkisar antara 10 hingga 25 tahun.

“Sudah 17 tahun gunung ini tak meletus, mungkin sekarang memang sudah saatnya. Tapi semoga saja tidak jadi,” lanjut Umar Rosadi.

Berdasarkan catatan Tim PVMBG, 3 letusan terakhir yang tejadi di Gunung Kelud adalah tahun 1951, 1966, dan 1990.

Pada letusan terakhir yang terjadi 10 Februari 1990, sebanyak 34 jiwa menjadi korban meninggal, dan material Gunung Kelud berupa pasir dan debu bisa dirasakan hingga radius 45 kilometer.

Selain itu, tim juga telah berhasil mengetahui kedalaman dapur magma. Hasilnya, saat ini dapur magma berada di kedalaman 4,2 kilometer di bawah danau kawah, atau jauh di atas kondisi normal.

“Dalam kondisi normal seharusnya berada di kedalaman 5-10 kilometer di bawah danau kawah,” lanjut Umar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: