Lantunan Doa dan Zikir Mewarnai Peringatan Tsunami

26/12/2007 18:23 Aceh Pascabencana

Liputan6.com, Aceh Jaya: Warga dan para korban tsunami larut dalam zikir bersama di berbagai daerah di Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (26/12). Hari ini memang bertepatan dengan peringatan tiga tahun tsunami. Puncak peringatan tahun ini dipusatkan di Calang, Aceh Jaya.

Puncak peringatan tiga tahun tsunami juga ditandai dengan menaikkan bendera setengah tiang di berbagai daerah di Tanah Jeumpa. Pemerintah pun menetapkan tanggal 26 Desember sebagai Hari Berkabung Nasional.,

Di Desa Tanjungpinueng, Kecamatan Seunudon, Aceh Utara, ratusan warga dan keluarga korban tsunami berdoa bersama dan membaca ayat suci Alquran. Mereka berdoa di halaman surau desa, sekitar tujuh kilometer dari desa lainnya yang disapu gelombang laut maha dahsyat. Saat tsunami tiga tahun lalu, Desa Tanjungpineung aman dari gelombang laut sehingga dipilih sebagai kuburan massal.

Tiga tahun lalu gelombang tsunami menyapu Aceh dan Nias, Sumatra Utara, sehingga menelan korban jiwa hampir dua ratus ribu orang. Bencana itu diperingati warga di berbagai daerah di aceh dengan menggelar doa dan tahlilan. Mereka tak kuasa menahan haru hingga menitikkan air mata. Pun demikian di kuburan massal Ulee Lheu, Banda Aceh, warga datang dari berbagai penjuru Banda Aceh dan Aceh Besar. Doa-doa dilantunkan dirangkai dengan pembacaan surah Yasin [baca: Mengapa Bencana Ini Harus Terjadi di Aceh?].(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

Ditulis dalam Berita. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: